Tugas pertama bagi kompiler C untuk diolah adalah direktif praprocessor #include.
untuk saat ini anggaplah #include sebagai intruksi yang memberitahu kompiler untuk mencari file bernama <stdio.h> dan tempat apapun isi file tersebut pada titik ini dalam program.
file yang di cari adalah stdio.h yang merupakan suatu file khusus yang datang sebagai kompiler C.
Nama file ini merupaka suatu singkatan dari standard input output header file (file masukan dan keluaran standard).
file ini digunakan bila suatu program diperkirakan menggunakan rutin masukan (seperti mengambil karakter dari papan tombol) atau rutin keluaran (seperti menampilkan sesuatu pada layar.
karena sebagian besar program memang melibatkan masukan dan keluaran (mulai saat ini disebut I/O) maka hampir semua program meng#include file stdio.h
contoh penulisan include
#include <stdio.h>
main()
{
printf("jabbarMuhammad");
}
untuk saat ini anggaplah #include sebagai intruksi yang memberitahu kompiler untuk mencari file bernama <stdio.h> dan tempat apapun isi file tersebut pada titik ini dalam program.
file yang di cari adalah stdio.h yang merupakan suatu file khusus yang datang sebagai kompiler C.
Nama file ini merupaka suatu singkatan dari standard input output header file (file masukan dan keluaran standard).
file ini digunakan bila suatu program diperkirakan menggunakan rutin masukan (seperti mengambil karakter dari papan tombol) atau rutin keluaran (seperti menampilkan sesuatu pada layar.
karena sebagian besar program memang melibatkan masukan dan keluaran (mulai saat ini disebut I/O) maka hampir semua program meng#include file stdio.h
contoh penulisan include
#include <stdio.h>
main()
{
printf("jabbarMuhammad");
}
No comments:
Post a Comment